
Kenali 4 Bahan Kimia Berbahaya Dalam Kosmetik Dan Peralatan Make Up
Kosmetik biasanya digunakan sehari-hari oleh para wanita untuk mempercantik wajah. Karena pemakaiannya yang teratur dan biasanya di dalam pas yang lama, kandungan bahan berbahaya pada kosmetik pun perlu dipastikan aman untuk kesehatan.
Meski udah tersedia standar dan peraturan untuk bahan kosmetik, masih tersedia produk yang pakai bahan kosmetik berbahaya. Selain itu, tersedia pula produk kosmetik yang pakai bahan tertentu di dalam kuantitas terlalu berlebih atau melebihi batas yang diperbolehkan.
1. Merkuri
Merkuri biasanya ditambahkan terhadap eye shadow, blush on, dan bedak sebagai bahan pengawet. Selain itu, bahan kosmetik beresiko ini terhitung sanggup ditemukan di di dalam krim pemutih kulit.
Merkuri sanggup diserap lewat kulit dan membawa dampak ruam, jerawat, dan kulit berwarna keabu-abuan. Selain itu, paparan merkuri yang terhirup masuk ke paru-paru membawa dampak batuk, susah napas, mual, muntah, atau gusi berdarah. Dalam jangka panjang, paparan merkuri bakal menyebabkan kerusakan otak, sistem saraf, dan ginjal.
Oleh dikarenakan itu, sebelum saat belanja kosmetik atau produk perawatan kulit, periksa bersama dengan detil kandungan di dalamnya. Merkuri biasanya ditulis bersama dengan beragam istilah, seperti “mercurous chloride,” “calomel,” “mercuric,” atau “mercurio”.
2. Hidroquinon
Hidroquinon merupakan bahan yang kerap digunakan terhadap produk pemutih kulit. Bahan ini sebenarnya sanggup kurangi kuantitas melanosit, yaitu sel yang memproses zat pewarna melanin.
Sebenarnya bahan ini diperbolehkan kalau konsentrasinya di dalam produk https://canteenasian.com/ tidak lebih dari 2%. Namun, Anda senantiasa tidak dianjurkan menggunakannya di dalam jangka panjang dan tanpa panduan dokter. Nama lain dari hidroquinon yang tertulis di dalam produk biasanya adalah “tocopheryl acetate”.
Penggunaan jangka panjang bahan kosmetik beresiko ini kerap dikaitkan bersama dengan ochronosis, yaitu kelainan pigmentasi yang menjadikan kulit mengalami bercak hitam kebiruan.
3. Formalin
Formalin biasa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Zat ini berupa karsinogen yang bermakna sanggup membawa dampak kanker. Beberapa jenis kosmetik sanggup saja memiliki kandungan formalin, apabila krim pelurus rambut, sabun mandi, sampo, losion, dan tabir surya.
Terlalu lama atau terlampau kerap terpapar bahan kosmetik beresiko ini sanggup tingkatkan risiko terjadinya masalah pernapasan, mual dan muntah, iritasi kulit, perih terhadap mata, hidung, dan tenggorokan, sampai kanker.
4. Phthalates
Phthalates adalah bahan kimia yang terdiri atas diethyl phthalate (DEP), dimethyl phthalate (DMP), dan dibutyl phthalate (DBP). Bahan kimia ini biasanya dijadikan sebagai pewangi terhadap produk kecantikan, seperti cat kuku, sampo, parfum, sabun, losion, dan hair spray.
Baca Juga : Sukses Buka Usaha Kosmetik di Kampung, Apa Rahasianya?
Jika Anda sedang hamil, Anda dianjurkan agar lebih waspada di dalam pakai kosmetik yang memiliki kandungan phthalates. Sebuah penelitian membuktikan bahwa phthalates sanggup tingkatkan risiko terjadinya masalah pertumbuhan terhadap anak.

Sukses Buka Usaha Kosmetik di Kampung, Apa Rahasianya?
Siapa bilang buka usaha kosmetika di kampung susah? Asal mengerti strateginya promosi dan bisnisnya, kamu dapat sukses dengan bisnis kosmetika di desa.
Usaha kosmetika sering diidentikkan dengan bisnis perkotaan, walaupun wanita di mana saja banyak membutuhkan produk kosmetika! Buka usaha kosmetika di kampung dapat menjadi ide bisnis yang menguntungkan, jika kamu tahu caranya.
Membuka usaha di kampung tentu beda dengan di kota. Kamu harus punya taktik yang ideal untuk memasarkan produk kosmetika ke pelanggan di pedesaan. Penasaran? Baca dulu isu berikut ini!
Keuntungan Buka Usaha Kosmetika di Kampung
Usaha kosmetika seperti toko dapat mendatangkan untung di daerah kampung jika memang ada peminatnya. Salah satu model suksesnya yakni Kios Tiga Melati milik Sartika di Desa Bawalipu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Sartika membuka toko tersebut dengan modal 70 juta Rupiah. Walau awalnya cukup susah, Sartika braxtonatlakenorman.com sukses meraih profit sekitar 10 juta Rupiah per bulan. Sesudah sekitar dua tahun, Sartika sukses meraih profit hingga 50 juta Rupiah per bulan.
Menurutnya, membuka usaha kosmetika di kampung membutuhkan taktik khusus untuk menarik pelanggan. Akan tetapi, usaha ini cukup menguntungkan sebab pesaingnya sedikit. Sedangkan, kosmetika sudah menjadi keperluan dasar banyak wanita.
Baca Juga : Bahan Dasar Kosmetik, Ini Hal yang Perlu Diketahui
Keuntungan lainnya? Sartika dapat lebih fleksibel dalam melaksanakan bisnisnya. Selain memberi layanan ekstra seperti pengantaran dengan motor, dia membuka kedai kopi kecil di samping tokonya. Kosmetika ini sukses menarik lebih banyak pelanggan.
Tantangan Membuka Usaha Kosmetika di Kampung
Sama seperti bisnis lainnya, usaha kosmetika di kampung menghadirkan banyak tantangan. Zona kamu berencana membuka usaha seperti ini, pastikan memutuskan tantangan seperti:
Jumlah Pelanggan
Kamu perkampungan umumnya memiliki populasi lebih sedikit dari kota besar. Potensi jumlah pembeli bahkan otomatis berkurang. Kamu harus piawai mencari pembeli potensial jika berharap meraih untung secara optimal.
Kerja Pengiriman
Kekuatan distribusi produk ke zona bisnismu di kampung dapat cukup menantang sebab aksesnya. Tarifnya dapat lebih mahal dan kamu mungkin harus inisiatif “menjemput” sendiri stokmu.
Tantangan terkait akses juga berlaku dalam progres pengiriman barang ke pelanggan. Kekuatan tanah, tanjakan, musim hujan, dan sebagainya dapat membikin progres pengiriman cukup menantang.
Dikala Beli
Dikala beli masyarakat betul-betul memutuskan kesuksesan bisnis. Pemakaian kamu menyetok produk, kamu harus menyesuaikan ragam dan harganya dengan tenaga beli masyarakat lokal. Jangan hingga produkmu tak laku sebab kamu gagal menyesuaikan dua hal ini!
Sedangkan Tips Produk
Riset terkait tren produk kosmetika seringkali hanya menyasar masyarakat kota. Sedangkan, kosmetika juga yakni keperluan penting di kampung. Salah membaca tren, bisnis kamu di kampung akan sepi.
untuk Menarik Pelanggan Kosmetika
Walau banyak tantangannya, membuka usaha kosmetika di kampung masih dapat menguntungkan, kok! Belajar dari kisah Sartika dan toko kosmetiknya, berikut sebagian cara agar kamu dapat selalu menarik pembeli.